PAMEKASAN – Madura United dipaksa menelan kenyataan pahit di kandang sendiri setelah Persib Bandung mengamankan kemenangan 4-1 dalam duel pekan ke-14 Super League 2025/2026, Minggu (30/11/2025).
Meski Madura United mencatat peluang pertama lewat sepakan Lulinha, peluang itu justru menjadi satu dari sedikit momen ketika tuan rumah benar-benar mengancam. Setelah itu, Persib mengambil alih kendali dan tidak pernah mengembalikannya.
Ritme pertandingan berubah drastis ketika Persib mulai nyaman menguasai bola. Keputusan mereka bermain terbuka dan menekan dari lini kedua membuat Madura United tak mampu keluar dari area sendiri. Bentuk permainan Persib yang lebih tertata inilah yang menjadi pembeda utama sepanjang laga.
Gol pembuka Luciano Guaycochea pada menit ke-26 menjadi pukulan mental bagi tuan rumah. Tendangan jauhnya meluncur tanpa ampun dan membuat Miswar hanya bisa terpaku.
Dari titik itu, arah pertandingan sepenuhnya condong ke Persib. Madura United tak lagi menemukan pola untuk merespons.
Persib memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat efektif. Sundulan Federico Barba pada menit ke-40 menambah luka tuan rumah dan mengunci keunggulan 2-0 sebelum turun minum.
Madura United sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Balotelli, tetapi respon Persib menunjukkan betapa kuatnya kontrol mereka. Hanya semenit berselang, Uilliam Barros mencuri bola dan mengembalikan jarak menjadi dua gol. Itu menjadi momen yang menamatkan perlawanan Madura United.
Thom Haye memastikan kemenangan besar Persib lewat tembakan mendatar ke tiang dekat pada menit ke-74.
Pertandingan ini tidak hanya soal empat gol Persib, tetapi juga tentang bagaimana satu tim tampil dominan sementara yang lain tampak kehilangan arah sejak kebobolan.
Dari jalannya laga, Persib bukan sekadar menang mereka menguasai dan menunjukkan level permainan yang sulit ditandingi Madura United malam itu. (*)



