PAMEKASANMadura United memastikan laga kandang melawan Persebaya Surabaya akan berlangsung tanpa penonton.

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen klub menggelar rapat koordinasi pengamanan bersama Polres Pamekasan, Selasa (30/12/2025), menjelang pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Januari 2026.

Safety Security Officer (SSO) Madura United, Sapto Wahyono, mengatakan kebijakan pertandingan tertutup merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh unsur pengamanan.

Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan sejumlah aspek keamanan dan regulasi yang berlaku.

“Keputusan tanpa penonton ini sudah melalui pembahasan bersama pihak kepolisian dan unsur pengamanan lainnya,” kata Sapto.

Menurut Sapto, salah satu dasar utama kebijakan tersebut adalah regulasi PSSI yang melarang kehadiran suporter tim tamu.

Selain itu, langkah preventif juga diambil untuk menghindari potensi pelanggaran yang dapat berujung sanksi finansial bagi klub.

“Kami belajar dari pengalaman sebelumnya. Madura United pernah menerima sanksi denda dengan nilai yang tidak kecil,” ujarnya.

Meski pertandingan digelar tanpa kehadiran suporter, pengamanan tetap disiapkan secara ketat.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri akan tetap disiagakan di sekitar stadion untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar.

Sapto menambahkan, akses ke stadion tetap diberikan secara terbatas.

Sponsor resmi dan awak media yang telah mengantongi kartu identitas khusus tetap diperbolehkan masuk untuk menjalankan tugas masing masing.

Manajemen Madura United pun menyampaikan permohonan maaf kepada suporter yang tidak bisa hadir langsung di stadion.

Dukungan tetap diharapkan diberikan dari rumah demi kelancaran pertandingan dan performa tim.

“Kami berharap doa dan dukungan tetap mengalir meski tidak bisa datang langsung ke stadion,” tutup Sapto.