Sampang, Jatimtalk.com – Fasilitas umum di Alun-Alun Trunojoyo, Sampang, yang sempat rusak akibat aksi demonstrasi, kini kembali normal dan siap digunakan masyarakat. Pemulihan kawasan ruang publik tersebut dilakukan tanpa mengandalkan APBD, melainkan melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Perbaikan difokuskan pada fasilitas yang mengalami kerusakan cukup parah, seperti pagar pengaman patung kerapan sapi serta papan nama Alun-Alun Trunojoyo.

Seluruh pekerjaan dikoordinasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DLH Perkim) Sampang dengan melibatkan mitra swasta.

Kepala Bidang Konservasi dan Pertamanan DLH Perkim Sampang, Prima Adi Wirawan, menyebut keterbatasan anggaran daerah menjadi alasan utama menggandeng pihak luar.

“Untuk pendanaan kami mengandalkan CSR. DLH Perkim telah berkoordinasi dengan dua perusahaan besar, yakni Bank Jatim dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML),” ujar Prima dikutip, Minggu (5/1/2026).

Bank Jatim memberikan bantuan berupa 40 unit kursi taman, sementara HCML mengalihkan sebagian dana CSR senilai sekitar Rp 500 juta yang semula dialokasikan untuk pembangunan playground.

“Setelah survei lapangan, dana tersebut dialihkan untuk pengadaan letter box Alun-Alun Trunojoyo karena dianggap lebih mendesak,” jelasnya.

Pemkab Sampang memastikan seluruh fasilitas yang diperbaiki kini telah berfungsi normal.

Masyarakat pun diharapkan kembali memanfaatkan Alun-Alun Trunojoyo sebagai ruang publik tanpa gangguan, sekaligus menjaga fasilitas yang telah dipulihkan bersama.