Pamekasan, Jatimtalk.comPondok Pesantren Al-Mawardi yang berlokasi di Dusun Sanggar 1, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, secara resmi membuka Pentas Akbar Santri ke-13, Sabtu (7/2/2026) malam. 

Kegiatan tahunan ini digelar sebagai agenda rutin pesantren menjelang bulan suci Ramadan sekaligus menjadi ajang unjuk bakat para santri.

Pembukaan berlangsung di halaman LPI Nahdlatun Nasyiin IV dan disaksikan ratusan hadirin.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, pengasuh dan dewan pengasuh pondok pesantren, para sesepuh, guru dan pengurus, wali santri, serta seluruh santri putra-putri Al-Mawardi.

Sejak awal acara, suasana tampak semarak dengan berbagai penampilan pembuka dari para santri.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mawardi, Kiai Moh. Subairi Sya’rani (Foto: Dok. Al-Mawardi)

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mawardi, Kiai Moh. Subairi Sya’rani, menyampaikan bahwa Pentas Akbar Santri merupakan bagian dari proses pendidikan nonformal yang terus dijaga keberlangsungannya.

Menurutnya, santri tidak hanya dibekali ilmu keagamaan, tetapi juga keterampilan tampil dan berkomunikasi di hadapan publik.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun menjelang puasa. Tujuannya agar santri mampu mengaplikasikan potensi yang dimiliki serta terbiasa tampil di muka umum,” ujar Kiai Moh. Subairi dalam sambutannya, Sabtu (7/2/2026) malam.

Ia menambahkan, keberanian berbicara dan tampil di hadapan khalayak menjadi bekal penting bagi santri ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Jika sudah terbiasa tampil, insyaallah saat pulang nanti mereka tidak gugup dalam menyampaikan ilmu dan pesan kebaikan,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, S.H (Foto: Dok. Al-Mawardi)

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, S.H., mengapresiasi kreativitas santri yang ditampilkan dalam Pentas Akbar tersebut.

Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk membangun kepercayaan diri serta menumbuhkan semangat belajar santri.

“Adik-adik santri adalah harapan bangsa. Teruslah belajar, baik di pondok maupun di rumah. Saya juga berharap kekompakan antara wali santri dan pengasuh terus terjaga demi kemajuan pendidikan,” tuturnya.

Pentas Akbar Santri ke-13 ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh malam dengan menampilkan beragam seni, kreativitas, dan karya santri sebagai refleksi hasil pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mawardi.