SIDOARJO – Deltras FC mengambil langkah yang jarang dilakukan klub sepak bola nasional.
Klub asal Sidoarjo itu resmi mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015, sebuah standar internasional sistem manajemen mutu yang umumnya diterapkan di sektor industri dan jasa.
Sertifikasi ini menandai perubahan cara klub dikelola, sekaligus memperluas peran sepak bola ke sektor ekonomi kerakyatan.
Penyerahan sertifikat dilakukan dalam agenda Holding UMKM Expo 2025 di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Senin (22/12/2025).
Deltras FC menjadi satu dari enam entitas usaha menengah yang dinilai memenuhi standar tersebut oleh Kementerian UMKM.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengatakan sertifikasi ini merupakan hasil pendekatan berbasis klaster yang dilakukan kementerian.
Prosesnya tidak berhenti di administrasi, tetapi melalui verifikasi lapangan untuk memastikan kesiapan pelaku usaha menjalankan sistem manajemen secara konsisten.
“Program ini tentunya menjadi tatanan sendiri bagaimana di lapangan kami menemukan solusi untuk memberdayakan umkm dan telah memverivikasi di lapangan, di usaha menengah dan bagaimana kesiapan mereka sebagai operator UMKM,” ujar Bagus.
Menurutnya, penerapan ISO memberi kepastian tata kelola yang rapi dan berkelanjutan.
Standar ini juga membuka ruang kemitraan yang lebih luas karena meningkatkan kepercayaan mitra usaha dan pasar.
Selain Deltras FC, sertifikat ISO diberikan kepada lima usaha menengah dari sektor perikanan beku, kerajinan kayu, tekstil, hingga industri kreatif.
Bagi Deltras FC, sertifikasi ini tidak berhenti pada urusan administrasi. CEO Deltras FC Amir Burhannudin menyebut langkah tersebut menjadi fondasi untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal.
“Para pelaku UMKM di wilayah Sidoarjo bisa berkolaborasi dan bekerjasama untuk bersama mengembangkan penjualannya salah satunya dengan berjualan di area stadion ketika pertandingan home berlangsung,” kata Amir.
Manajemen klub kini tengah menyusun mekanisme kerja sama agar UMKM dapat masuk dalam satu wadah ekosistem klub.
Model ini diharapkan tidak hanya menguntungkan Deltras FC, tetapi juga memberi dampak langsung bagi pelaku usaha kecil menengah di Sidoarjo.



