Pamekasan, Jatimtalk.com – Pertandingan Madura United kontra PSBS Biak di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (31/1/2026) malam, berjalan dalam tensi tinggi sejak menit awal.

Dua tim yang sama-sama berada di papan bawah tampil ekstra hati-hati, sadar betul laga ini bisa menjadi penentu nasib di paruh musim.

Madura United yang bermain di hadapan publik sendiri tak langsung tampil agresif. Skema lima bek yang dipasang Carlos Parreira membuat Laskar Sape Kerrab lebih fokus merapatkan barisan, sambil menunggu celah lewat serangan terukur.

PSBS Biak membaca situasi itu dengan mencoba menguasai bola lebih lama.

Meski terlihat menekan, Biak kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah. Serangan mereka kerap berhenti sebelum masuk ke area berbahaya.

Madura United justru beberapa kali mencuri momentum lewat pergerakan cepat di sisi sayap, meski belum mampu menghadirkan ancaman serius.

Peluang pertama yang benar-benar membuat stadion bergemuruh datang dari kaki Jasey Wehrmann. Mendapat ruang di luar kotak penalti, gelandang Madura United itu melepaskan tembakan keras, namun bola masih melebar tipis.

PSBS Biak nyaris mencuri keunggulan lewat situasi bola mati. Sepak pojok yang jatuh di depan gawang gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Samuel Gwijangge, yang berdiri bebas tanpa kawalan. Kesempatan emas itu terbuang sia-sia.

Tekanan kemudian berbalik. Madura United nyaris membuka skor lewat sundulan Junior Brandao setelah menerima umpan silang dari sisi kanan. Bola hanya melintas tipis di samping tiang gawang, membuat suporter tuan rumah menghela napas panjang.

Momen terbaik Madura United di babak pertama lahir dari kaki Lulinha. Eksekusi tendangan bebasnya melengkung tajam ke arah gawang, namun hanya membentur mistar. Bola pantul gagal dimanfaatkan rekan setimnya.

Jelang turun minum, PSBS Biak mencoba menyegarkan lini depan dengan pergantian cepat. Namun hingga peluit babak pertama dibunyikan, tak ada gol tercipta.

Skor 0-0 menutup 45 menit pertama, mencerminkan duel dua tim yang sama-sama ngotot, tapi masih terkunci oleh rapatnya organisasi permainan masing-masing.