SURABAYA – Persebaya kembali gagal memutus tren tanpa kemenangan setelah tiga laga terakhir di Super League 2025/2026 hanya menghasilkan hasil imbang.
Dari tujuh pertandingan terakhir, tim asal Surabaya itu baru mencatat satu kemenangan, sementara lima laga berakhir seri dan satu kali kalah.
Kondisi ini membuat efektivitas permainan Persebaya kembali menjadi sorotan.
Performa dua pemain asing, Diego Mauricio dan Dime Dimov, ikut menjadi perhatian.
Diego yang baru tampil dua kali belum menunjukkan peran signifikan di lini depan.
Dimov pun tidak lagi otomatis menjadi starter dan pada laga terakhir turun dari bangku cadangan.
Meski begitu, pelatih karteker Uston Nawawi menolak mengaitkan penurunan hasil dengan nama tertentu.
“Saya gak pernah menyalahkan secara personal ya. Tetap semua menang kalah itu bagian dari tim,” kata Uston.
Ia menegaskan evaluasi tetap dilakukan dan komposisi pemain akan ditentukan berdasarkan kesiapan dalam sesi latihan, bukan berdasarkan reputasi atau status sebelumnya.
“Tentunya akan ada evaluasi di situ. Sudah kami persiapkan,” ujar Uston.
Persebaya kini menyiapkan diri menghadapi tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie pada Sabtu (6/12/2025).
Laga tandang tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk kembali mencoba mengamankan poin setelah rentetan hasil yang kurang meyakinkan.
“Tentunya akan mempersiapkan diri dengan baik. Kami akan berjuang sekeras mungkin bisa mendapatkan poin di Makassar,” ujar Uston.
Persebaya masih memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki efektivitas permainan, dan laga di Makassar akan menjadi ujian berikutnya apakah evaluasi yang dilakukan mulai memberi dampak.



